7 Jun

Cara Ternak Kelinci Anggora

Ternak Kelinci Anggora berkembang pesat di negara-negara beriklim dingin seperti Eropa dan Amerika. Negara-negara di Eropa dan Amerika melakukan ternak kelinci anggora untuk diambil bulunya. Kelinci anggora merupakan varietas kelinci yang memiliki bulu tebal, lebat, lembut dan halus. Banyak diambil untuk dijadikan baju hangat atau aksesoris lain untuk penghangat tubuh saat musim dingin. Bulu kelinci anggora dipanen setiap 4-5 bulan sekali, dipanen dengan cara dicukur atau dicabut. Cara panen bulu kelinci anggora telah lama menjadi kontroversi dunia khususnya bagi para pencinta binatang, karena dianggap menyakiti hewan. Kelinci anggora sebenarnya berasal dari kota Ankara, Turki. Daerah itu juga dikenal sebagai tempat dimana kambing anggora berasal.

Langkah-Langkah Beternak Kelinci Anggora

Memilih Indukan

  • Pilih indukan yang matanya cerah, selaput matanya bersih, hidung dan mulutnya bersih
  • Ekornya lurus, mengarah ke atas dan sedikit merapat ke punggung
  • Bentuk kaki dan punggungnya berisi dan tidak kurus
  • Duburnya harus dan bersih

Persiapan Sarana dan Perlengkapan

Ukuran kandang yang ideal yaitu 200 x 70 x 70 cm, tinggi alas 50 cm. Ukuran tersebut cukup untuk 12 ekor betina dan 10 ekor jantan. Kandang anakan dibuat dengan ukuran 50 x 30 x 45 cm. Kandang dilengkapi dengan tempat pakan dan minum.

Pembibitan Kelinci

Jika tujuan beternak adalah menghasilkan anggora yang bagus, pilih jenis kelinci yang berbulu lebat dan halus, bobot dan tinggi badan yang baik, tidak cacat, tidak sedang sakit, mata bersih, tidak nervous, bulu tidak kusam, dan aktif bergerak.

Perkawinan

Kelinci betina dan jantan segera dikawinkan jika telah berumur 3 bulan. Kelinci jantan yang kawin pertama kali, dijodohkan dengan kelinci betina yang sudah pernah kawin. Waktu kawin yaitu pagi atau sore di kandang kelinci jantan. Biarkan hingga terjadi 2 kali perkawinan, setelah itu kelinci jantan diambil dan dipisah.

Kelinci Lahir

Kelinci bunting selama 30-32 hari. Kelinci yang bunting dapat dideteksi dengan cara meraba perut kelinci betina pada 12-14 hari setelah kawin. Induk betina dipindah ke kandang lima hari sebelum lahir, untuk menyiapkan penghangat dengan cara merontokkan bulunya. Kelinci dapat melahirkan 6-10 ekor.

Pemeliharaan

Kandang ternak selalu kering agar tidak menjadi sarang penyakit. Kelinci anggora yang terserang penyakit terlihat lesu, nafsu makan turun, suhu badan naik dan mata sayu. Bila kelinci sakit, segera dikarantina. Anak kelinci anggora disapih pada umur 7-8 minggu. Anakan yang baru disapih ditempatkan di kandang 2-3 ekor per kandang, sediakan pakan yang cukup dan bernutrisi. Dipisahkan berdasarkan kelamin.

Pakan Kelinci Anggora

Pakan utamanya berupa hijau-hijauan seperti rumput gajah, rumput lapangan, atau sayuran. Berikan biji-bijian untuk makanann penguat seperti kacang hijau, jagung, kacang tanah, padi, dan lain-lain.

Agar anggora mencapai bobot sesuai target dalam waktu cepat, berikan tambahan nutrisi berupa POC NASA, VITERNA, HORMONIK, diberikan dengan dicampurkan ke pakan konsentrat atau dicampur ke air minum.

Panen Kelinci Anggora

Hasil panen utama yaitu daging dan bulu. Anggora dewasa bisa dijual untuk dimanfaatkan bulunya atau sebagai hewan peliharaan. Hasil panen tambahan berupa kotoran untuk pupuk.

Demikianlah uraian mengenai Cara Ternak Kelinci Anggora. Langkah-langkah diatas juga bisa Anda terapkan untuk beternak kelinci pedaging. Semoga bermanfaat.