30 Apr

Kisah Tentang Musisi Barat Kendrick Lamar

Lagu barat terbaru paling keren saat ini memang didominasi oleh genre musik Hip-Hop dan satu nama yang paling banyak mengisi tangga lagu Billboard yaitu Kendrick Lamar yang tidak hanya sukses dalam menyanyikan satu jenis lagu saja melainkan lebih dari itu, lagu berjudul Humble sukses menduduki peringkat teratas tangga lagu Billboard dan kini nama Kendrick Lamar kembali menduduki peringkat 5 besar di tangga lagu musik barat paling bergengsi dengan judul yang berbeda tentunya yaitu DNA.

Kendrick Lamar tidak hanya piawai dalam menyanyi hip-hop maupun menjadi seorang rapper saja melainkan juga sering menulis lagu dan tidak sedikit pula yang dibawakannya sendiri. Kesuksesan dari lagu-lagu yang dibawakan oleh Kendrick Lamar tidak lepas dari lirik lagu yang memang terkesan begitu berani dan sedikit nakal. Sebagai seorang yang berkulit hitam nampaknya penyanyi rap yang satu ini ingin menunjukkan eksistensinya di dunia musik dan rupanya tujuan tersebut direstui oleh banyak pihak sehingga penggemar dari Kendrick Lamar tidak hanya mereka yang berkulit hitam saja melainkan juga mereka yang berkulit putih, dan bahkan untuk masyarakat Indonesia yang mencintai lagu barat tentu sudah tidak asing lagi dengan nama ini.

Seperti judul lagu DNA yang merupakan jenis lagu yang menggunakan lirik-lirik sedikit nakal dan frontal bermaksud untuk menunjukkan eksistensi seseorang yang berkulit hitam di dunia, mungkin saja hal yang demikian sudah sangat wajar jika dinyanyikan oleh para penyanyi barat namun untuk penyanyi-penyanyi Indonesia sepertinya banyak lirik yang mengandung unsur-unsur yang negatif, hal ini mungkin juga menunjukkan bahwa dalam hal melahirkan karya seni, dunia barat begitu terbuka dan tidak pernah membatasi karya-karya para musisinya. Sebab memang kenyataan di dunia ini tidak semua orang bisa mengalami nasib yang baik ada kalanya seseorang harus terjerumus dalam dunia hitam, dan dari lirik lagu DNA ini nampaknya ada beberapa orang yang sangat terwakili. Sebab memang kepopuleran suatu lagu tak lepas dari fakta serta kenyataan yang meskipun itu pahit untuk diakui.